Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Saturday, August 25, 2012

BioJANNA 6 For Bird

BioJANNA 6 For Bird
BioJANNA 6 For Bird
Adalah Formula Nutrisi Herbal Probiotik NON KIMIA yang terbuat dari hasil fermentasi  berguna bagi pertumbuhan kesehatan , pencegahan dan penyembuhan berbagai penyakit untuk burung.


Berfungsi :
1.      Menjadikan Burung makin lincah dan gesit karena lebih sehat.
2.      Makin sering berkicau dan nyaring bunyinya.
3.      Melancarkan metabolisme dalam burung sehingga menjadi selalu fit dan segar.
4.      Tubuh burung makin sehat, tidak berbau dan bulunya malin cerah dan mengkilap.
5.      Meminimalkan terkena serangan hama/penyakit dan menekan angka kematian.
6.      Mengurangi polusi bau tak sedap pada kandang.
7.      Memperbaiki sistem pencernakan.
8.      Menambah nafsu makan.
9.      Meningkatkan daya imunitas burung.
10.  Mengobati penyakit kulit, koreng dan luka pada burung (dioleskan).
11.  Mengobati peradangan/infeksi pada mata (ditetes).

Laboratorium Penguji
Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta

Uji Mikrobiologi
No. 001439/LHU/BLK-Y/02/2012

Uji Mineral
No. 004820/LHU/BLK-Y/03/2012




Informasi Produk & Keagenan :
Alamat  : Tulus Ayu, BK 10,  Belitang Madang Raya OKU Timur Sumatra Selatan
Tlp         : 0877 39123 017
Email    : huuda_17@yahoo.com

Friday, August 24, 2012

BioJANNA Super


BioJANNA Super
BioJANNA Super Mengandung LACTOBACILLUS Adalah FORMULA NUTRISI HERBAL PROBIOTIK dengan bahan dasar air kelapa, yang mengalami fermentasi asam laktat sehingga menghasilkan enzim-enzim yang diperlukan oleh tubuh dan sangat berguna untuk menjaga kesehatan.  
                                
MANFAAT BioJANNA :       
Untuk pencegahan dan penyembuhan berbagai penyakit dalam dan luar tubuh, seperti : Ambeien, alergi, Asam urat, Asma, Batu ginjal, Batuk rejan, Cacar air, Darah tinggi, Darah rendah, kesuburan, Maag, Obesitas, Polio, Rematik, Sembelit, Sirosis, Stroke, Typus, Gondok, dll.
Untuk kumur : Sariawan, Sakit gigi, bau mulut, Radang tenggorokan, Amandel. 
UntukOles/semprot : Luka gores, Luka bakar, Gigitan hewan berbisa, Eksim, Cacar air, Herpes/dompo, Kutu air, Jerawat, Luka pada diabetes.
Uji Lab Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UNS No. Reg.SUB 1790710
IKOT Depkes RI : 503/6513/2
Informasi Produk & Keagenan :
Alamat  : Tulus Ayu, BK 10,  Belitang Madang Raya Oku Timur Sumatra Selatan
Tlp        : 0877 39123 017
Email     : huuda_17@yahoo.com

Thursday, August 23, 2012

Arus Balik di Jalinteng Meningkat 50 Persen

Arus Balik
Arus Lalu Lintas di ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Kabupaten OKU Timur pada H+6 semakin padat.

Jika sehari sebelumnya arus balik didominasi oleh kendaraan roda dua, berbeda dengan hari ini, Jumat (24/8/2012).

Hari ini arus balik Jalinteng terlihat didominasi kendaraan pribadi dengan nomor polisi dari Pulau Jawa.

Pengamatan Sripoku.com, ruas Jalinteng terlihat lebih padat dari hari biasanya. Sebagian kendaraan melakukan konvoi.

Meski peningkatan kendaraan sangat terlihat, namun tidak terjadi kemacetan pada arus balik perayaan Idul Fitri 1433 Hijriah.

“Jalannya bagus, kendaraan juga tertib. Dibandingkan dengan jalan Lintas Timur (Jalintim) Jalinteng lebih aman dan nyaman,” ungkap Feri, pemudik asal Banten, kepada Sripoku.com di Rumah Makan Simpang Setia Kotabaru.

Monday, August 6, 2012

6 Alasan Pengelola Parkir Mengganti Kendaranan Yang Hilang


1. UU Perlindungan Konsumen

Dalam pasal 4 UU No 8/1999 tentang Pelindungan Konsumen menyebutkan hak konsumen adalah mendapatkan hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa. Adapun kewajiban konsumen diatur dalam pasal 5 huruf c yaitu membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.

Sedangkan hak pelaku usaha diatur dalam pasal 6 huruf a yaitu hak untuk menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang dan/atau jasa yang diperdagangkan. Hak ini diimbangi dengan kewajiban pelaku usaha yang diatur dalam pasal 7 huruf c yaitu memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.

2. Aturan Parkir Pengelola

Rambu yang dipasang di pintu masuk dan pintu keluar tempat parkir yang dikelola oleh pengelola menyebutkan karcis tanda parkir merupakan bukti pemilik kendaraan yang menyewa lahan parkir di area parkir yang disediakan. Jika karcis hilang, maka pemilik kendaraan wajib memperlihatkan STNK atau surat keterangan resmi lainnya dan denda Rp 10 ribu (sepeda motor) dan Rp 20 ribu (mobil).

Berdasarkan fakta yang terungkap, tidak ada satu keterangan atau alat bukti yang dapat menunjukkan keluarnya mobil Vovo Budiman sesuai prosedur.

3. Lalai

Pengelola parkir tidak bisa membuktikan keluarnya mobil berdasarkan aturan maka pengelola parkir telah berbuat tidak sesuai dengan kewajiban hukumnya, dan telah berbuat bertentangan dengan hak penggugat. Perbuatan pengelola parkir dapat dikualifikasikan sebagai kelalaian dan kekurang hati-hatian.

4. Pengelola Parkir Profesional

Pengelolaan parkir dilakukan secara profesional sehingga konsekuensinya adalah berkewajiban memberikan jaminan keamanan para pemakai jasa parkir. Tetapi kenyatannya pada 9 September 2008, mobil penggugat hilang.

5. Kitab Undang-undang Hukum Perdata

Pasal 1366 KUHPerdata menyebutkan seseorang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya, tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian/kekurang hati-hatiannya.

6. Harga Mobil

Ganti rugi Rp 140 juta sudah sesuai dengan harga pasaran mobil bekas. Harga tersebut wajar dan patut dibebankan kepada tergugat.

Monday, May 9, 2011

Pertama di Indonesia Satukan Ragam Bahasa Daerah

Kebijakan ini merupakan yang pertama di Indonesia, yakni melestarikan dan mempersatukan keragaman bahasa daerah. Warga OKU Timur sepakat untuk melestarikan bahasa Komering, Jawa dan bahasa ibu lainnya. Bukan saja melestarikan tapi juga mempelajari bahasa suku lain.
 Bupati OKUT H Herman Deru melalui Perda Nomor 18 Tanggal 30 April 2011 Tentang Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Daerah disektor formal dan non formal, mengatur penggunaan bahasa ibu bergiliran tanggal.

 Tanggal 5 diharapkan seluruh warga OKUT menggunakan bahasa Komering, tanggal 15 bahasa Jawa dan tanggal 25 khusus bahasa ibu. “Jadi pada tanggal 5, seluruh warga berbahasa Komering sehingga dari suku lain pun mengenal bahasa Komering, sedangkan tanggal 15 seluruh warga menggunakan bahasa Jawa baik di sektor formal maupun non formal. Sementara pada tanggal 25 bisa menggunakan bahasa ibu masing-masing,” kata Herman Deru dalam acara launching panduan Bahasa Komering dan Bahasa Jawa, di Lapangan KONI Martapura, Senin (2/5).
 Menurut dia, launching bahasa Jawa, Komering dan ibu lainnya bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah di Kabupaten OKUT yang merupakan bagian budaya nasional. Kemudian memupuk rasa persatuan dan kesatuan guna terwujudnya masyarakat yang aman, adil, terhindar dari perpecahan, pertikaian antar suku, ras dan agama.
 Dalam kesempatan itu dibagikan juga buku panduan bahasa Jawa dan bahasa Komering. Acara juga dimeriahkan dengan parade pakaian adat se-Indonesia yang diperagakan oleh siswa-siswa SLTA se-Kabupaten OKUT. Ikut memeriahkan artis komedian Ibukota Ucok Baba, Marwoto, grup musik Rabies Cs.
 Tak kurang dari 5.000 massa menghadiri launching, juga hadir anggota DPD RI Hj Percha Leanpuri B Bus MBA, Ketua LPSK  (Lembaga Perlindungan Saksi Korban) RI Abdul Haris Semendawai SH LLM, Ketua FOKKU Brigjen (Pur) H Thobroni HS, Ketua Pujasuma Sumsel Baryadi, seluruh unsur muspida Kabupaten OKU Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKUT Hj Febrita Lustia Herman Deru.
 Baryadi menilai positif apa yang dilakukan Herman Deru. Menurut dia, saat ini suku Jawa di Sumsel sudah menyatu dengan suku-suku lain meskipun dari sisi bahasa mereka berbeda. “Sehingga bagus kalau ada satu suku bisa berbahasa suku yang lain. Ini makin mempererat persatuan,” katanya.
 Begitu juga Thobroni yang mengatakan seharusnya tidak perlu lagi membedakan bahasa satu suku dengan bahasa suku lainnya. Karena itu sangat tepat jika warga OKUT bisa melestarikan sekaligus mempelajari bahasa suku lain, lewat kebijakan yang dilakukan oleh Herman Deru.

Monday, April 18, 2011

Siap Gantikan Beras Impor

Kabupaten OKU Timur sebagai daerah penghasil pangan memiliki cadangan beras berlimpah. Tahun 2010 misalnya, daerah ini surplus beras 387.000 ton. Namun surplus beras ini belum dimanfaatkan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

“Padahal surplus beras OKU Timur ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah pusat untuk mengatasi ancaman krisis pangan di tanah air,” kata Ketua Umum Forum Daerah Penghasil Pangan Seluruh Indonesia (Fordappsi) H Herman Deru SH MM.
Sebagai gambaran, total produksi beras di OKUT mencapai 500 ribu ton per tahun. Sementara konsumsi masyarakat daerah ini 75.000 ton, dan diserap Bulog untuk penyaluran beras keluarga miskin (Raskin) 38.000 ton.
Sisanya ada yang dijual ke luar OKU Timur dan ada juga disimpan petani sebagai cadangan pangan.
“Pemerintah pusat seharusnya menyetop impor beras. Sebagai gantinya, kebutuhan impor beras Indonesia akan dipenuhi dari Kabupaten OKU Timur,” kata Herman Deru, Kamis (14/4) seraya menyebutkan, masalah ini sudah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah pusat.
Deru menambahkan, saat ini pemerintah mengimpor beras 200 ribu ton. Sementara di OKU Timur justru surplus beras hingga 387,9 ribu ton per tahun.
Surplus beras daerah ini dipastikan terus meningkat setiap tahun, mengingat luas areal pertanian yang dioptimalkan juga meningkat.

Monday, March 7, 2011

SEA Games Picu Kelangkaan Semen

Perhelatan SEA Games di Palembang diyakini turut menjadi pemicu kelangkaan semen di Lampung dan Sumatera Selatan akhir-akhir ini. Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara ini juga ikut memicu antrean panjang truk di Merak.

”Semen sekarang sulit dicari, apalagi Semen Padang. Tampaknya semen banyak tersedot di Palembang untuk pembangunan stadion dan fasilitas jelang SEA Games,” ujar Daniel Timorang, salah seorang pemilik toko bangunan di Bandar Lampung, Senin (7/3/11).
Beberapa pekan ini semen langka di Lampung. Kalaupun ada, harganya melonjak tajam di atas Rp 60.000 per zak ukuran 50 kilogram. Padahal, akhir tahun lalu harganya masih sekitar Rp 50.000 per kilogram.
Selain kelangkaan semen, SEA Games dituding ikut menjadi biang kerok pemicu parahnya antrean truk akhir-akhir ini di Merak. Berdasarkan hasil rapat beberapa waktu lalu, melonjaknya antrean truk diketahui ikut didorong aktivitas pembangunan menjelang SEA Games, ujar Pelaksana Tugas Pimpinan PT ASDP Indonesia - Ferry Cabang Bakauheni Poltak Nc Gaol.
Dalam sehari, setidaknya 4.200 kendaraan menyeberangi Merak-Bakauheni dan sebaliknya.

Thursday, December 23, 2010

Merasa Sudah Menjadi Gubernur

BANYUASIN - Keberatan Bupati Banyuasin, H Amiruddin Inoed terhadap sikap Bupati OKU Timur H Herman Deru yang menampung aspirasi masyarakat Desa Sumbermukti Kecamatan Pulaurimau pada acara Sedekah Bumi, ternyata juga mendapat respon dari anggota DPRD Banyuasin.

Sejumlah anggota DPRD Banyuasin mendesak H Herman Deru selaku Bupati OKU Timur meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat dan bupati Banyuasin.
“Merasa sudah menjadi gubernur,” kata Ketua DPRD Banyuasin, H Agus Salam di dampingi wakil ketua, Ir Zakaria dan H Askolani SH, Kamis (23/12).
Agus Salam menegaskan, Banyuasin memiliki kewenangan sendiri untuk mengatur kegiatan rumah tangganya sendiri. “Kalaupun Banyuasin punya masalah terhadap anggaran pembanguan atau persoalan lain, bisa berkeluh kesah kepada gubernur dan pemerintah pusat,” katanya.
Agus menegaskan, pada dasarnya DPRD tidak memersalahkan kedatangan Herman Deru ke Pulaurimau.
“Hanya saja yang membuat dewan keberatan, tanggapan Herman Deru yang menampung aspirasi masyarakat wilayah eks transmigrasi itu. Kalimat ‘tangan saya belum sampai’ di hadapan
masyarakat Sumbermukti Pulaurimau itu merupakan propaganda dan sudah membentuk opini yang jelek atas Pemkab Banyuasin di mata masyarakat Pulaurimau,” katanya.
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Banyuasin, Suistiqllal Efendi SE mendesak gubernur Sumsel agar menegur Herman Deru yang dinilai sudah ikut campur dengan kebijakan pembangunan di Banyuasin,” katanya.
Sebagai gambaran, kata Agus, tahun 2010 ini saja Pulaurimau mendapat jatah pembangunan dari Dinas PU Bina Marga untuk perbaikan jalan sebesar Rp 4 miliar dan Rp 12 miliar untuk pembangunan jembatan penghubung, belum lagi proyek pembangunan dari dinas instansi lainnya.

Walhi Laporkan Gubernur Sumsel ke Polisi

Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan, Rabu (27/10/2010), melaporkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin ke Mabes Polri di Jakarta. Laporan itu merupakan dampak dari peristiwa penganiayaan terhadap Direktur Walhi Sumsel Anwar Sadat dan aktivis Sarekat Hijau Indonesia Dede Chaniago dalam unjuk rasa memeringati Hari Tani Nasional di Palembang, Sumsel, Senin (27/9) lalu.

Menurut Manajer Pengembangan Sumberdaya Organisasi Walhi Sumsel Hadi Jatmiko saat dihubungi dari Palembang, mereka melaporkan Alex Noerdin karena melakukan penistaan terhadap Walhi saat unjuk rasa Hari Tani Nasional.
"Waktu itu gubernur di depan pengunjuk rasa mengatakan apa tindakan Walhi untuk membela rakyat?" kata Hadi. Setelah itu terjadi aksi saling dorong yang menyebabkan aktivis Walhi Sumsel dan Sarekat Hijau dianiaya.
Menurut Hadi, Walhi Sumsel telah menyampaikan somasi tanggal 19 Oktober dan meminta gubernur minta maaf paling lambat tiga hari sejak somasi disampaikan yaitu tanggal 22 Oktober. Namun, sampai sekarang tidak ada tanggapan atas somasi.
Kuasa hukum Walhi Sumsel Samsul Bahri Radjam mengutarakan, mereka mendesak polisi menuntaskan kasus penganiayaan tersebut.
Secara terpisah, Alex Noerdin mengatakan bahwa ia menyesalkan peristiwa tersebut. Alex meminta maaf apabila pihaknya melakukan kesalahan dan bersedia memaafkan pihak lain.
"Saya menghargai Walhi yang sejak lama menjaga kelestarian lingkungan di Sumsel," kata Alex.

293 Personil Amankan Natal

Jajaran Polres OKU Timur akan menurunkan 293 personil gabungan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2011. Pengamanan ini dilakukan secara terorganisir dalam Operasi Lilin yang dimulai 23 Desember 2010.

Kapolres OKU Timur, AKBP John Mangundap di dampingi Kabag Ops Kompol Gendi Marzanto, Rabu (22/12) mengatakan, 293 peronil itu terdiri 257 anggota Polri, 6 anggota TNI, sisanya dari Dishub, Sat Pol PP dan petugas kesehatan dari Dinkes.
“Personil ini nantinya ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan, termasuk pengamanan 101 gereja yang ada di OKU Timur,” ungkapnya.
Selama operasi lilin digelar, Polres juga akan menyiapkan dua unit pos keamanan (Pos Pam) dengan tujuan untuk memberikan rasa aman dan informasi lalulintas bagi warga asal luar daerah maupun bagi masyarakat sekitar.
“Dua pos itu di simpang empat Desa Tanjung Kemala Martapura dan di sekitar Pasar Gumawang Belitang,” jelasnya.

Saturday, December 18, 2010

Logo 26th SEA Games Indonesia 2011

Logo SEA Games XXVI Palembang - Indonesia



Logo SEA Games XXVI Palembang - Indonesia

Logo SEA Games XXVI Palembang - Indonesia

Logo SEA Games XXVI Palembang - Indonesia

Maskot SEA Games XXVI Palembang - Indonesia

Wednesday, December 8, 2010

Kendaraan Masih Antri BBM

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten OKU Timur terus saja terjadi.  Kalaupun tersedia di SPBU jumlahnya sangat terbatas. Kondisi ini mengakibatkan kerap terjadinya antrian panjang kendaraan disejumlah SPBU didaerah ini.

“Kalau tidak antrian seperti ini nanti keburu habis,” ungkap Joni salah satu penggendara motor roda dua. Ketika dibincangi di salah satu SPBU di Jalan Lintas Tengah Sumatera Kabupaten OKUT, Rabu (8/12).
Terjadinya kelangkaan BBM terutama jenis premium atau bensin ini diungkapkan Neli salah satu karyawan bidang Administrasi  di SPBU Kota Baru Martapura. Menurutnya kelangkaan BBM ini terjadi karena adanya pembatasan pasokan dari pihak Depot  PT Pertamina  Banuayu Baturaja (OKU).
“Kita tidak bisa berbuat banyak. Karena pengurangan jatah langsung dari pihak Pertamina,” ungkapnya.
Menurutnya selain pembatasan kuota pihaknya juga kerap mengalami keterlambatan pengiriman dari pihak depot. Sebab diwaktu normal biasanya pasokan ke SPBU Martapura tiba sekitar pukul 09.00 pagi. Namun beberapa pekan terakhir datangnya kerap tidak menentu. Akibatnya banyak pengemudi kendaraan yang terpaksa harus kecewa dan memutar haluan.
“Begitu kita bongkar muatan. Dengan seketika itu juga pengendara langsung antrian menyerbu SPBU. Sebab terlambat sedikit mereka tidak kebagian karena jatahnya memang terbatas,” terangnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperindag) OKU Timur Ir Thabroni Noer mengakuai terapnya terjadi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU di OKU Timur. Kondisi ini dikarenakan adanya pengurangan kouta  yang ditetapkan Pertamina. “Kita berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. Sebab jika begini terus jelas pengguna kendaraan yang dirugikan,” tandasnya

Sunday, November 21, 2010

Pungutan Parkir Insidentil Dioptimalkan

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten OKU Timur dari sektor retribusi parkir yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub), kedepan akan terus dioptimalkan. Salah satunya dengan cara memungut biaya parkir secara insidentil pada acara keramaian.


Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) OKU Timur, H Syafri Pringga Yudha, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Drs Napoleon di Martapura, Minggu (21/11/2010) menegaskan, langkah ini diambil tidak lain untuk mendongkrak PAD dari sektor retribusi parkir.

“Jika selama ini kita telah memungut retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat khusus parkir. Kedepan hal yang sama juga akan kita terapkan disegala acara keramaian seperti konser atau pasar malam,” jelasnya.

Disebutkannya, dasar pemungutan retribusi parkir yang dilakukan Dishub mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No 28 Tahun 2005 tentang Retribusi Pengelolaan Parkir Kendaraan Bermotor dan Perda No 32 Tahun 2005 tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum.

“Mengenai lokasi parkir sebelumnya sudah ditetapkan dengan keputusan Bupati Kabupaten OKU Timur No 32 Tahun 2010,” tambahnya.

Dia merinci  berdasarkan SK Bupati OKU Timur itu setidaknya ada 13 titik yang menjadi kawajiban bagi pengendara dikenakan biaya parkir dengan lokasi tujuh  titik  di dalam Kota Martapura, meliputi disepanjang ruas jalan R.A. Kartini, Jalan A Gani, halaman stasiun kereta api Martapura, halaman Kantor Pos,  halaman samping Koramil, ruas jalan Kol Burlian dan Jalan Sudirman atau taman kota.

Sedangkan sisanya enam titik lagi berada di Kota Gumawang Kecamatan Belitang yakni halaman RSUD Gumawang, eks terminal pasar Gumawang, depan Bank Sum-sel, Jalan Pasar baru, Jalan Mawar dan  halaman RS Charitas Belitang.

“Besaran biaya jasa parkir yang dikenakan bagi pengemudi Rp 1.000 per kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” jelasnya.

Sunday, October 24, 2010

Harga Naik, Petani Karet Ketiban Rezeki

Beberapa hari terakhir patani karet di sejumlah wilayah dalam Kabupaten OKU Timur ketiban untung berlipat. Harga getah karet kini sudah menedekati level tertinggi, yakni Rp 20 ribu per Kilogram (Kg)

“Sekarang ini harganya jual getah karet sudah mencapai Rp 19 ribu per kilo. Padahal sebelumnya hannya berkisar antara Rp 15 ribu-an,” ujar Teddy, seorang petani karet Desa Riang Bandung Kecamatan Madang Suku, Minggu (24/10).

Menurut petani karet di daerah ini, harga yang ada sekarang merupakan harga yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut disambut baik oleh petani mengingat harga yang ada selama ini dinilai belum memuaskan terlebih ongkos produksi dan perawatan yang terus meningkat. Termasuk sulitnya mendapatan pupuk.

“Kalau bisa harga karet yang ada sekarang ini bertahan terus jangan sapai anlok lagi,” katanya berharap.

Meskipun harga jual karet tinggi namun sejumlah petani terutama yang berada di pelosok masih kesulitan dalam pengadaan pupuk. Selain pupuk sulit didapatkan, harganya juga mahal dikarenakan stoknya terbatas ditingkat pengecer.

“Kendala lainnya sekarang ini kondisi cuaca yang tidak menentu. Jika tampungan getah tidak segera diangkat, bisa-bisa hujan turun akan merusak getah yang sudah ada,” jelas Ngadimin warga Belitang III.

Dikatakan, membaiknya harga karet juga menguntungkan para pengumpul. Jika selama ini mereka terlihat lesu dengan usahanya paca ada kenaikan harga karet. Para pengumpul mulai terlihat bergairah kembali.

Sementara Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda OKU Timur, HM Rivai Raila mengatakan, harga jual getah karet sekarang membaik lantaran imbas dari tingginya pasar ekspor getah karet Indonesia. Namun petani diminta tetap mawas diri jangan sampai hasil yang didapat dibelikan barang yang tidak bermanfaat.

“Lebih baik petani menabung. Jika sewaktu-waktu harga getah jatuh petani tidak kebingungan lagi,” harapnya.

Monday, August 23, 2010

200 Rumah Rusak Tersapu Puting Beliung

Hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 18.00, Minggu (22/8) menyebabkan puluhan rumah di tiga desa dalam Kecamatan Buay Pemuka Peliung dan satu desa di Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur nyaris tersapu angin.


Berdasarkan pengakuan Joni salah satu warga Desa Bantan ketika dihubungi menyebutkan, angin kencang yang menerpa pemukiman warga tersebut terjadi sebelum bedug azan magrib atau sebelum waktunya berbuka puasa.

“Awalnya cuaca memang mendung dan gerimis. Tiba-tiba angin kencang datang mengakibatkan banyak atap rumah warga yang jatuh,” ungkapnya.

Menurut Joni meskipun tidak ada korban jiwa akibat musibah ini tetapi puluhan warga yang atap rumahnya rusak mengaku masih trauma dengan kejadian tersebut. Apalagi cuara sekarang ini kerap tidak menentu.

“Sebagian warga yang atap rumahnya rumah. Sudah ada yang mulai melakukan perbaikan atap kembali,” imbuhnya.

Sementara itu menurut Syahril selaku Sekretaris Desa Bantan Belita ketika dihubungi menyebutkan akibat kejadian tersebut setidaknya 200 lebih rumah yang atapnya mengalami kerusakan. Jumlah tersebut juga termasuk yang ada di Desa Bantan, Negeri Pakuan dan Bantan Pelita.

“Kejadian ini sudah kita laporkan ke Pemerintah Kabupaten untuk jadi perhatian.
Termasuk atap sekolah SD Negeri 2 Desa Bantan juga ada yang rusak agar segera diperbaiki kembali,”  harapnya.

Camat Buay Pemuka Peliung Bambang Hermanto ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah turun ke lapangan dan telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat.

“Kerugian material akibat musibah ini belum  bisa di taksir  namun tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Timur Darlizar Effendi, mengungkapkan selain tiga desa di Kecamatan BP Peliung tersebut satu desa lagi yakni Desa Kota Baru, Kecamatan Martapura juga mengalami nasib yang sama tetapi kerusakan yang terjadi tidak begitu berarti.

“Kita sudah melakukan upaya pemberian bantuan bagi korban,” katanya.

Thursday, August 12, 2010

Safari Ramadan Plus Pengobatan Gratis Dinkes OKU Timur

Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur bersama dengan instansi terkait menggelar posko pengobatan gratis bagi warga kurang mampu selama bulan Ramadan 1431 hijriah kali ini.

Menurut Kadinkes OKU Timur dr HM Farid Fairuzi, posko pengobatan gratis tersebut akan dilakukan secara mobile sesuai dengan jadwal Safari Ramdan Bupati OKU Timur. Dengan lokasi 24 titik yang akan dijadikan tempat pengobatan gratis.

“Posko pengobatan gratis ini nantinya akan dibuka mulai pukul 15.000 hinga menjelang bedug azan magrib tanda berbuka puasa,” tegasnya, Jumat (13/8).

Di posko kesehatan ini nantinya warga diberikan kesempatan memeriksakan kesehatan kepada dokter dan tim yang telah ditunjuk. Termasuk juga diberikan pelayanan keluarga berencana (KB) dan pemeriksaan golongan darah yang akan dilakukan PMI Cabang OKU Timur.

“Bagi warga yang memerlukan perawatan intensif kita akan lakukan rujukan ke Rumah Sakit dan Puskesmas terdekat,” tambahnya.

Sementara itu Kabag Kesra Setda OKU Timur Sonpiani menegaskan, Safari Ramadan Bupati OKU Timur tahun ini akan mengunjungi 24 masjid yang tersebar di 20  kecamatan dalam Kabupaten OKU Timur.

“Safari Ramadan pak Bupati ini telah diawali dengan berbuka puasa dan sholat tarawih berjemaah di kediaman beliau di Desa Sidomulyo Belitang, Kamis (12/8) kemarin,” tegasnya.http://okutimurnews.blogspot.com/

Sunday, August 8, 2010

Andalkan Sawah Tadah Hujan

Puluhan hektare sawah tadah hujan di sekitar Kota Martapura, Kabupaten OKU Timur, kini memasuki masa panen kedua atau panen musim gadu.
Sebelumnya sawah tadah hujan garapan petani ini kekurangan air karena curah hujan tidak menentu.
“Kendati sempat kekurangan air, panen musim gadu ini cukup lumayan dibandingkan dengan musim gadu tahun lalu,” kata Gusti, petani sawah tadah hujan di kawasan Bukit Sari Kelurahan Dusun Martapura, Minggu (8/8).
Gusti menyebutkan, sawah tadah hujan yang digarapnya tidak lebih dari setengah hektare yang ditanam dua kali setahun. Itu pun sawah sering kesulitan mendapatan air.
Sumber air satu-satunya adalah air hujan, di samping dari sumur bor yang dibuat secara swadaya dan berkelompok oleh petani yang sawahnya berdekatan.
“Setengah hektare ini paling menghasilkan gabah sekitar enam pikil (kuintal), sebab banyak bulir yang tidak terisi akibat kurangnya air,” kata Gusti.
Kekurangan air sawah tadah hujan ini juga dirasakan petani lainnya di Tebatsari.

“Waktu tanamnya dulu serentak, tapi saat berbuah tidak serentak. Jika mendapat pasokan air cukup, maka waktu berbuahnya normal. Tapi bagi rumpun padi yang tidak mendapat air, ada yang tidak sampai berbuah ada juga yang berbuah tapi kuningnya tidak serentak,” jelasanya.
Petani sawah tadah hujan ini mengaku, padi hasil panennya bukan untuk dijual melainkan sebagai stok pangan yang akan mereka konsumsi hingga tibanya musim tanam berikutnya.
“Umumnya petani sawah tadah hujan ini kalau panen padinya tidak dijual, tapi untuk dimakan sendiri,” kata beberapa petani sembari berharap ada upaya dalam bentuk bantuan yang diberikan pemerintah daerah untuk mengatasi krisis air yang kerap terjadi melanda sawah tadah hujan ini.
Sawah tadah hujan yang sudah panen pada musim gadu tahun ini meliputi kawasan Trukis Martapura, Pracak, Tebatsari, Kumpulsari, Pahangasri, Banumas dan di sekitar Desa Percaya.

Sunday, August 1, 2010

Antisipasi Eksodus Gepeng

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten OKU Timur (OKUT) mewaspadai eksodurnya para gembel dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (Anjal) menjelang puasa Ramadan 1431 H.

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjelang puasa banyak datang pengemis dari luar daerah. Karena itu, kami akan mengaktifkan razia untuk meminimalisir masuknya pengemis musiman pada
puasa Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini,” kata Kasat Pol PP Kabupaten OKU Timur, Mulyanto, SH, MM, Minggu (1/8).
Disebutkan, razia yang akan dilancarkan secara rutin itu bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.
“Nantinya razia akan menyisir lokasi keramaian seperti pasar dan pusat perbelanjaan, serta di sekitar masjid dan tempat ibadah lainnya,” kata Mulyanto sembari menyebutkan, anjal dan gepeng ini eksodus dari Lampung dan kabupaten tetangga lainnya di Sumsel. http://okutimurnews.blogspot.com/

Thursday, July 29, 2010

Deru Jamu Ratusan Pasukan Kuning

Sebanyak 250 orang lebih petugas kebersihan (Pasukan kuning) yang ada di Kota Martapura Kabupaten OKU Timur. Dijamu makan siang oleh Bupati OKU Timur H Herman Deru, bertempat di salah satu rumah makan di kawasan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera Desa Kota Baru Martapura, Kamis (29/7).

Makan siang yang melibatkan ratusan petugas kebersihan ini merupakan bentuk syukur orang nomor satu di bumi Sebiduk Sehaluan tersebut atas diterimanya Piala Adipura ke-2 tahun 2008/2009 dari Presiden RI bulan Juni 2010 yang lalu.

“Terus terang saya sangat bahagia hari ini. Bisa berkumpul dan makan siang bersama dengan para pejuang kebersihan di OKU Timur ini,” ucap Herman Deru mengawali sambutannya.

Lebih lanjut Herman Deru menegaskan, Kabupaten OKU Timur baru berusia enam tahun tetapi prestasinya sangat membanggakan. Dua kali berturut-turut mendapatkan piala adipura.

“Prestasi ini tidak lain atas jasa dan kerjasama kita yang baik selamaini didalam menjaga kebersihan lingkungan disekitar kita masing-masing,” terangnya.

Dia berharap agar pasukan kuning tetap bisa kometmen didalam menjaga
kebersihan Kota Martapura. Karena itu dia juga berjanji akan merealisasikan peningkatan kesejahteraan para pasukan kuning.

“Kenaikan insentif akan kita lakukan, namun realisasikan baru akan dimulai tahun anggaran 2011 mendatang karena harus melalui persetujuan DPRD. Namun yakinlah jerih paya bapak/ibu sekalin akan menjadi perhatian pemerintah daerah,” tambahnya, yang disambut tepuk riuh para hadirin yang hadir.

Ketika melakukan santap siang dengan ratusan pasukan kuning tersebut, suami Hj Febrita Lustia ini tidak sungkan-sungkan membaur satu meja dengan para pasukan kuning yang sebelumnya sudah duduk menghadap meja makan yang menunya telah disiapkan panitia.

“Untuk lebih mendekatkan diri, saya makan satu meja dengan kalian. Di sini kita sama tidak ada perbedaan,” selorohnya sambil mengambil posisi duduk diantara pasukan kuning yang sudah lama menunggu kehadirannya.

Kepala Dinas Kebersihan Keindahan dan Pasar Ir Darma Siswady BAE SE, MSi disela-sela acara makan siang ini mengungkapkan makan bersama pasukan kuning dengan bupati tersebut merupakan bentuk ucapan terimah kasih bupati atas jasa para petugas kebersihan. http://okutimurnews.blogspot.com/

Batubara OKU Timur

Kekayaan alam berupa batubara di Kabupaten OKU Timur dengan jumlah mencapai 210 juta ton dalam waktu dekat akan segera diekplorasi.
Penegasan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi OKU Timur Drs H Idhamto melalui Kasi Gelologi, Hardo Pramono ST, Kamis
(29/7) di Martapura.
Menurutnya kandungan batubara tersebut terdapat di Desa Negeri Pakuan Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
“Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan kandungan batubara OKU Timur yang telah terukur mencapai 210 juta ton,” jelasnya.
Dia menyebutan batubara yang ada tersebut merupakan batubara menengah yang sangat cocok untuk digunakan sebagai tenaga pembangkit listrik.
“Sejauh ini sudah ada investor yang berminat untuk melakukan eksplorasi batubara yaitu PT Handson Energi dari Jakarta,” tambahnya.
Melihat keseriusan dari investor itu pihak Pemerintah OKU Timur langsung merespon dengan pemberian Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUPOP) diatas lahan seluar 4.000 hektar IUPOP. “Dari total 4.000 hektare itu sejauh ini baru 38 hektare yang telah dibebaskan dan kini telah memasuki tahap penambangan,” ujar Hardo.
Menyinggung potensi minyak dan gas bumi yang terdapat di Batumarta Unit VII kecamatan Madang Suku III. Dia mengaku masih dalam tahap survei seismik. http://okutimurnews.blogspot.com/