Showing posts with label Regional. Show all posts
Showing posts with label Regional. Show all posts

Wednesday, November 21, 2012

OKU Timur Swasembada Daging

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional, perkembangan dan populasi ternak sapi di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, menempati posisi tertinggi di wilayah Sumatera.

Peningkatan yang signifikan tersebut menjadi salah satu indikator untuk menjadikan OKU Timur sebagai kabupaten swasembada daging dalam beberapa tahun ke depan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten OKU Timur, Ir Santio MM, Rabu (21/11/2012), mengatakan, peningatakan populasi ternak sapi potong di OKU Timur tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah yang didukung masyarakat dan sejumlah kelompok tani dalam mengembangkan peternakan sapi potong tersebut.

“Selain data BPS, dari grafik laporan pertahun, populasi ternak sapi potong mengalami peningkatan yang signifikan, pada tahun 2006 lalu, populasi ternak Sapi potong hanya 4.000 ekor. Namun setelah kita melasanakan program inseminasi buatan pada tahun 2012, populasi ternak sapi potong sudah mencapai 72.500 ekor,” katanya.

Tuesday, November 20, 2012

HMI Palembang Galang Dana Bagi Saudara Kita di Palestina

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabanag Palembang, menggelar aksi simpatik Palestina dengan penggalangan dana di Kota Palembang, Rabu (21/11/2012) pagi.
Koordinator Aksi, Rico Roberto mengatakan, dalam aksi simpatik peduli Palestina ini, penggalangan dana dilakukan di titik keramaian kota Palembang, yaitu simpang lampu merah Charitas, simpang empat lampu merah DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan simpang empat lampu merah Polda Sumatera Selatan. 
 
Koordinator Lapangan Aksi Simpatik Palestina, Iwan Fals menambahkan, aksi ini juga kita lakukan dengan membuka posko bantuan di seluruh Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Kota Palembang, baik PT Swasta maupun Negeri.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Palembang, Abdul Karim menerangkan, ini merupakan wujud kepedulian HMI Cabang Palembang terhadap peristiwa kekejaman Israel kepada Palestina. “Kami tidak mau hanya bercakap-cakap saja dilapangan tapi tidak memberikan kontribusi yang nyata kepada Palestina,” jelasnya.
“Aksi simpatik Palestina dengan penggalangan dana ini, kita lakukan juga dengan memasang kotak amal peduli Palestina di masjid-masjid di Kota Palembang ketika di hari Jumat. Aksi simpatik Palestina ini akan HMI Cabang Palembang lakukan selama 2 minggu, dari sekarang, Rabu (21/11/2012) sampai 5 Desember 2012. Selama 2 minggu aksi simpatik ini dilakukan oleh Kader HMI Cabang Palembang dengan cara tugas dan berpindah-pindah tempat sesuai dengan jadwal yang Kader HMI Cabang Palembang yang telah disepakati,” paparnya.
Target penggalangan dana Aksi simpatik Palestina ini, lanjut dia, selama 2 minggu Insya Allah mencapai Rp500 juta. “Untuk pendistribusianya nanti kita lakukan penggabungan bersama FUI Sumatera Selatan, MUI Sumatera Selatan dan Ormas Islam lainya, secara serentak pendistribusianya ke Negara Palestina,” kata dia.
Semoga dengan aksi simpatik Palestina HMI Cabang Palembang ini, dapat membantu saudara-saudara muslim kita yang ada di Palestina. “Dan Allah memberikan kekuatan yang Maha Dahsyat bagi umat muslim di Palestina dalam menghadapi peperangan yang dzalim ini,” terangnya.

Monday, November 19, 2012

Ladang Petani OKU Timur Terendam Banjir

Luapan Sungai Komering di Kabupaten OKU Timur akibat guyuran hujan dalam satu minggu terakhir membuat lahan pertanian warga yang berlokasi di sekitar bantaran Sungai Komering terendam.

Lahan persawahan petani yang sebelumnya dialihfungsikan menjadi ladang karena mengalami kekeringan saat musim kemarau mulai terendam akibat luapan aliran Sungai Komering
Bukan hanya lahan sawah, bahkan ladang petani yang selama ini ditanami jagung dan kacang-kacangan serta ranggam juga ikut terendam sehingga membuat petani khawatir.

Menurut Jamiludin (38), petani asal Desa Tanjungkemala, Kecamatan Martapura, Senin (19/11/2012) mengatakan, hujan lebat yang turun sejak beberapa minggu terkahir terlebih intensitas hujan yang cukup lama dalam beberapa hari terakhir menyebabkan ladang miliknya terendam setinggi 50 hingga 80 centimeter (Cm).

Menurut Jamil, ladang yang ditanaminya Ketimun, Ranggam, dan Jagug semuanya terendam. Namun yang paling mengkhawatirkan kata dia adalah tanaman Ranggam dan ketimun yang saat ini sudah berusia tiga bulan dan menyambut masa panen kedua.

Jamil mengaku khawatir dengan tanaman Ranggam miliknya yang sudah terendam selama satu hari akan mengalami gagal panen.
Tanaman Ranggam kata dia, tidak memiliki ketahanan terendam dalam air dalam waktu yang lama.

“Jika Ranggam ini sudah terendam selama dua hari, maka buahnya akan rontok. Jadi saat ini saya hanya berdoa saja airnya segera surut. Untuk dipanen saat ini belum memungkinkan. Kemungkinan akhir bulan ranggam ini baru siap dipanen,” katanya.

Thursday, September 20, 2012

Enam Bank di OKU Timur Belum Perpanjang HO

Hingga September 2012, enam perbankan yang beroperasi di Kabupaten OKU Timur belum melakukan perpanjangan izin gangguan (HO) kepada bagian perekonomian Setda OKU Timur.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Bagian Perekonomian, diketahui baru enam perbankan yang mengurus perizinan yakni empat perbankan melakukan perpanjangan dan dua perbankan lainnya dalam mengajukan.

Sementara enam perbankan lainnya masing-masing Bank Syariah Mandiri (BSM) yang jatuh tempo pada bulan Juni, Bank Pundi jatuh tempo bulan September, BPR jatuh tempo pada bulan Oktober, Bank CIMB Niaga, jatuh tempo pada Oktober, dan Bank Mandiri, hingga saat ini belum melakukan perpanjangan perizinan.

“Bulan ini kita akan melakukan monitoring ke lapangan untuk menyampaikan kepada pihak perbankan terkait perpanjangan HO yang telah habis,” ungkap Kabag Perekonomian Setda OKU Timur, H Lusapta Yudha Kurnia SE MM melalui Kasubag Produksi Daerah I Gina Fitria Sari,

Tuesday, September 18, 2012

Usulkan 10 KUA di OKU Timur Jadi Definitif

Sebanyak 10 Kantor Urusan Agama di Kabupaten OKU Timur yang masih bersifat koordinator diusulkan untuk menjadi definitif kepada menteri Agama Republik Indonesia (RI).

Demikian diungkapkan Kasubdin Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Timur, Budiman SPd.I, Senin (18/9/2012).

“Pengusulannya sudah disetujui Bupati, DPRD dan Kakanwil sumsel. Saat ini setiap Kecamatan yang ada di OKU Timur sudah memiliki KUA secara lengkap, namun baru ada sepuluh KUA yang definitif dan sepuluhnya masih berbentuk koordinator,” katanya.

Thursday, September 13, 2012

Stok Elpiji 3 Kilogram di Martapura Aman

Sebanyak 300 tabung gas elpiji tiga kilogram di pangkalan yang berada Pasar Martapura, Desa Tanjungkama, Kabupaten OKU Timur, habis setiap harinya. Demikian diungkapkan Hendri, seorang petugas pangkalan gas elpiji tiga kilogram, Kamis (13/9/2012).

Meski demikian menurut Hendri, masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan gas. pascalebaran, antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Kota Baturaja tidak terjadi lagi.

Hal itu lanjutnya berbeda dengan kondisi pada saat bulan puasa beberapa waktu lalu yang sempat mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan gas karena panjangnya antrean yang ada.

“Kalau sekarang sudah aman dan setiap hari gas tiga kilogram dijamin aman. Setiap tabung kita menjualnya dengan harga Rp 13 ribu hingga Rp 13.500,” katanya

Monday, August 6, 2012

6 Alasan Pengelola Parkir Mengganti Kendaranan Yang Hilang


1. UU Perlindungan Konsumen

Dalam pasal 4 UU No 8/1999 tentang Pelindungan Konsumen menyebutkan hak konsumen adalah mendapatkan hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa. Adapun kewajiban konsumen diatur dalam pasal 5 huruf c yaitu membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.

Sedangkan hak pelaku usaha diatur dalam pasal 6 huruf a yaitu hak untuk menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang dan/atau jasa yang diperdagangkan. Hak ini diimbangi dengan kewajiban pelaku usaha yang diatur dalam pasal 7 huruf c yaitu memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.

2. Aturan Parkir Pengelola

Rambu yang dipasang di pintu masuk dan pintu keluar tempat parkir yang dikelola oleh pengelola menyebutkan karcis tanda parkir merupakan bukti pemilik kendaraan yang menyewa lahan parkir di area parkir yang disediakan. Jika karcis hilang, maka pemilik kendaraan wajib memperlihatkan STNK atau surat keterangan resmi lainnya dan denda Rp 10 ribu (sepeda motor) dan Rp 20 ribu (mobil).

Berdasarkan fakta yang terungkap, tidak ada satu keterangan atau alat bukti yang dapat menunjukkan keluarnya mobil Vovo Budiman sesuai prosedur.

3. Lalai

Pengelola parkir tidak bisa membuktikan keluarnya mobil berdasarkan aturan maka pengelola parkir telah berbuat tidak sesuai dengan kewajiban hukumnya, dan telah berbuat bertentangan dengan hak penggugat. Perbuatan pengelola parkir dapat dikualifikasikan sebagai kelalaian dan kekurang hati-hatian.

4. Pengelola Parkir Profesional

Pengelolaan parkir dilakukan secara profesional sehingga konsekuensinya adalah berkewajiban memberikan jaminan keamanan para pemakai jasa parkir. Tetapi kenyatannya pada 9 September 2008, mobil penggugat hilang.

5. Kitab Undang-undang Hukum Perdata

Pasal 1366 KUHPerdata menyebutkan seseorang bertanggung jawab tidak saja untuk kerugian yang disebabkan karena perbuatannya, tetapi juga untuk kerugian yang disebabkan karena kelalaian/kekurang hati-hatiannya.

6. Harga Mobil

Ganti rugi Rp 140 juta sudah sesuai dengan harga pasaran mobil bekas. Harga tersebut wajar dan patut dibebankan kepada tergugat.

Friday, June 15, 2012

KODE POS Kelurahan di OKU Timur

  1. Kode POS Kecamatan Belitang I
  2. Kode POS Kecamatan Belitang II
  3. Kode POS Kecamatan Belitang III
  4. Kode POS Kecamatan Belitang Jaya
  5. Kode POS Kecamatan Belitang Mulya
  6. Kode POS Kecamatan Belitang Madang Raya
  7. Kode POS Kecamatan Buay Madang
  8. Kode POS Kecamatan Buay Madang Timur
  9. Kode POS Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja
  10. Kode POS Kecamatan Buay Pemuka Peliung
  11. Kode POS Kecamatan Bunga Mayang
  12. Kode POS Kecamatan Cempaka
  13. Kode POS Kecamatan Jayapura
  14. Kode POS Kecamatan Madang Suku I
  15. Kode POS Kecamatan Madang Suku II
  16. Kode POS Kecamatan Madang Suku III
  17. Kode POS Kecamatan Martapura
  18. Kode POS Kecamatan Semendawai Barat
  19. Kode POS Kecamatan Semendawai Timur
  20. Kode POS Kecamatan Semendawai Suku III

Thursday, May 17, 2012

Pembangunan Fasilitas Kesehatan Terkendala Dana

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur dr Farid Fairuzi Mkes MM mengaku kesulitan untuk meneruskan pembangunan sejumlah pelayanan kesehatan. Hal itu disebabkan tidak adanya bantuan dana dari pemerintah provinsi.

“Sejak dua tahun terakhir, kita tidak pernah mendapatkan bantuan selain Jamsoskes dari pihak provinsi. Jadi kita tidak bisa melakukan pembangunan-pembangunan pelayanan kesehatan karena memang tidak memiliki anggaran," ujarnya, Rabu (16/5/2012).
Untuk itu ujarnya lagi, kedepan Dinkes OKU Timur akan berupaya agar mendapatkan kucuran dana dari pihak provinsi agar dapat melakukan pembangunan pembangunan fasilitas kesehatan.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Optimalisasi Pelayanan Kesehatan di Gedung Graha Tani, Martapura.

Tuesday, April 17, 2012

Jika Bantu Siswa Guru Disanksi

Guru dan pengawas yang memberikan bantuan kepada para siswa yang mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) akan dikenai sanksi dengan tegas.
Demikian ditegaskan Bupati OKU Timur H Herman Deru usai memantau pelaksanaan UN di SMA Negeri 3 Unggulan Martapura, OKU Timur, Senin (16/4/2012). 

“Tidak akan ditolerir dan akan diberi sanksi tegas jika ada guru atau pengawas yang bekerjasama dengan murid dalam pelaksanaan UN,” tegas Deru.

Sebelumnya Bupati OKU Timur Herman Deru memantau pelaksanaan Ujian Nasional pada hari pertama.

Tuesday, September 20, 2011

Bupati Gelar Rapat Pemantapan Percepatan Pembangunan Gumawang

Bupati Kabupaten OKU Timur H Herman Deru, Selasa (20/9/2011), menggelar pertemuan dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Gedung Bina Praja Pemda OKU Timur.


Rapat tersebut digelar dalam rangka koordinasi untuk Pemantapan percepatan pembangunan pasar Gumawang.
“Kita prioritaskan pembangunan wilayah Gumawang, Belitang untuk saat ini. Namun untuk pembangunan dan perhatian di wilayah Martapura tetap diperhatikan. Jangan sampai lengah. Untuk itu, saat ini kita benahi semuanya untuk kemajuan OKU Timur kedepan,” ujar Deru dalam rapat tersebut.

Monday, September 19, 2011

OKU Timur Akan Miliki SMK Bertaraf Internasional

Kabupaten OKU Timur akan segera memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Internasional menyusul terpilihnya OKU Timur sebagai wakil Sumatera Selatan (sumsel) dalam mengikuti pembelajaran teknis mengenai RSBI di Korea Selatan yang dilaksanakan mulai tanggal 18-24 September 2011.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penididikan Kabupaten OKU Timur, Surya Bakti, Senin (19/9/2011) lalu.
 
OKU Timur menurutnya dipercaya sebagai kabupaten yang mewakili Sumsel untuk berangkat ke Korea Selatan dalam rangka pembentukan SMK Internasioal yang di fasilitasi oleh Direktorat Jenderal Pendidkan Dasar dan Menengah.
 
“Alhamdulillah semua SMK yang ada di OKU Timur semuanya sudah bertaraf nasional. Karena itulah kita berencana membentuk SMK bertaraf internasional untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK dari OKU Timur,” katanya.

KPTSP OKU Timur Sudah Beroperasi

Kendati Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) belum diresmikan, namun sebanyak 13 perizinan sudah dilimpahkan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ke Kantor PTSP berdasarkan peraturan bupati (Perbup) OKU Timur No 27/2011 tentang pelimpahan kewenangan penyelenggaraan pelayanan perizinan.
Hal itu diungkapkan kepala Kepala KPTSP Ir Ruzuan Efendi MM.
 
Adapun 13 perizinan yang sudah di limpahkan tersebut diantaranya adalah Izin Gangguan, Izin Usaha Perdagangan, Izin Tanda Daftar Perusahaan, Izin Usaha Industri yang mencakup tanda daftar industri dan izin perluasan industri, Izin Usaha Angkutan Umum, Izin Usaha Jasa Kontruksi, Izin Usaha Perikanan, Izin Usaha Kepariwisataan, Izin Pembuangan dan Pemanfaatan Air Limbah, Izin Toko Obat, Izin Optik, Izin Apotik dan Izin Kerja Apoteker serta Asisten Apoteker.
 
“Baru tiga belas perizinan yang dilimpahkan. Secara bertahap kedepan seluruh perizinan akan dikeloloa oleh KPTSP. Sebelumnya, semua perizinan di kelola oleh masing-masing SKPD yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan izin,” katanya.
 
Saat ini lanjut Ruzuan, KPTSP masih dalam tahap persiapan mulai dari administari, sarana dan prasarana hingga persiapan Sumberdaya Manusia (SDM). Untuk mekanismenya sendiri KPTSP berpegang dengan peraturan mentri dalam negeri

Thursday, September 1, 2011

OKU Timur Butuh Resi Gudang

Kabupaten OKU Timur di nilai layak untuk membangun resi gudang yang akan berfungsi untuk menyimpan hasil pertanian.

Demikian diungkapkan Ketua Persatuan Penggilingan Padi Indonesia (Perpadi) OKU Timur, Faisal Habibur belum lama ini.
Menurut Faisal, keberadaan resi gudang tentunya sangat membantu perkembangan kesejahteraan petani yang akan dapat sangat menguntungkan mereka.

“Petani bisa menyimpan hasil pertanian mereka saat harga rendah dan bisa menjualnya  saat harga stabil dan menguntungkan,” ujarnya.

Sudah semestinya lanjut Faisal, Kabupaten OKU Timur memiliki gudang penyimpan pangan yang refesentatif, terlebih OKU Timur merupakan daerah penghasil pangan dalam jumlah besar.

Selain itu, keberadaan gudang tersebut dapat mengantisipasi kekurangan pangan saat menghadapi musim tanam.

“Sangat banyak keuntungan yang diraih ketika sudah ada pusat gudang itu. Petani bisa menyimpan beras saat harga turun dan menjualnya kembali saat harga kembali normal,” katanya.

Selain itu, keberadaan resi gudang juga dapat memberikan keuntungan berupa kemudahan petani dalam melakukan pinjaman kepada bank tanpa anggunan.

“Karena petani sudah memiliki beras yang mereka simpan di gudang. Yang jelas, resi gudang sangat di butuhkan,” katanya.

Thursday, May 19, 2011

Pejabat OKU Timur Akan Tes Urine

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) akan melakukan pengetesan urine pada sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) OKUT. Hal itu dilakukan guna mencegah penyalahgunaan dan pemakaian narkoba oleh sejumlah pegawai SKPD. Hal itu diungkapkan kepala BNNK Singariadi Rabu (18/5/2011).


Pelaksanaannya kata dia, akan dilakukan dengan mendadak dan tidak akan dijadwalkan terlebih dahulu agar hasil dari pengetesan urine itu benar-benar maksimal.

“Semua kepala SKPD dan jajarannya akan mendapat giliran untuk diperiksa tanpa terkecuali,” kata Singariadi.

Tes Urine dilakukan agar pejabat dan jajaran pegawai yang bertugas di OKUT terbebas dan bersih dari penggunaan narkoba. tes urine merupakan program dari BNNK yang akan dilakukan dengan rutin ke depannya.

Tuesday, May 10, 2011

Profesi yang Terabaikan

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur H Herman Deru SH MM bertekad mengangkat derajat petani yang menurutnya selama ini telah terabaikan. Hal itu diungkapkannya saat menerima penghargaan Dari Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) sebagai kepala daerah yang berhasil meningkatkan perekonomian rakyat Senin (9/5/2011).


Menurut Deru, sangat sedikit masyarakat bahkan anak-anak yang membanggakan profesi orang tuanya sebagai petani. Padahal, memiliki profesi sebagai petani merupakan profesi mulia dan sangat menentukan masa depan suatu daerah. Dia berharap, masyarakat, baik yang berpendidikan menengah hingga yang berpendidikan tinggi dapat menjadikan profesi tani sebagai profesi yang membanggakan dan menentukan kemajuan perekonomian daerah dan bangsa.

“Tanpa peran para petani, mustahil kebutuhan pangan dapat ditopang. Untuk itu, mulai saat ini marilah kita jadikan profesi petani sebagai profesi yang membanggakan. Jangan malu memiliki orang tua yang berprofesi sebagai petani,” ujar Herman Deru.

Saat ini lanjut Deru, sangat sedikit mahasiswa yang mengambil pertanian. Mereka justru jurusan lain. Hal itu disebabkan karena profesi petani masih dianggap sebagai profesi yang hina dan terabaikan.

“Bertani juga ada yang sukses, bertani tidak harus memegang cangkul. Yang jelas memiliki profesi sebagai petani merupakan profesi yang sangat mulia. Contohnya saja OKU Timur ini. Saya tidak tahu apa jadinya jika tidak ada petani. Tidak gampang untuk menggeluti profesi sebagai petani,” kata Herman Deru di hadapan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI).

Monday, May 9, 2011

Pertama di Indonesia Satukan Ragam Bahasa Daerah

Kebijakan ini merupakan yang pertama di Indonesia, yakni melestarikan dan mempersatukan keragaman bahasa daerah. Warga OKU Timur sepakat untuk melestarikan bahasa Komering, Jawa dan bahasa ibu lainnya. Bukan saja melestarikan tapi juga mempelajari bahasa suku lain.
 Bupati OKUT H Herman Deru melalui Perda Nomor 18 Tanggal 30 April 2011 Tentang Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Daerah disektor formal dan non formal, mengatur penggunaan bahasa ibu bergiliran tanggal.

 Tanggal 5 diharapkan seluruh warga OKUT menggunakan bahasa Komering, tanggal 15 bahasa Jawa dan tanggal 25 khusus bahasa ibu. “Jadi pada tanggal 5, seluruh warga berbahasa Komering sehingga dari suku lain pun mengenal bahasa Komering, sedangkan tanggal 15 seluruh warga menggunakan bahasa Jawa baik di sektor formal maupun non formal. Sementara pada tanggal 25 bisa menggunakan bahasa ibu masing-masing,” kata Herman Deru dalam acara launching panduan Bahasa Komering dan Bahasa Jawa, di Lapangan KONI Martapura, Senin (2/5).
 Menurut dia, launching bahasa Jawa, Komering dan ibu lainnya bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah di Kabupaten OKUT yang merupakan bagian budaya nasional. Kemudian memupuk rasa persatuan dan kesatuan guna terwujudnya masyarakat yang aman, adil, terhindar dari perpecahan, pertikaian antar suku, ras dan agama.
 Dalam kesempatan itu dibagikan juga buku panduan bahasa Jawa dan bahasa Komering. Acara juga dimeriahkan dengan parade pakaian adat se-Indonesia yang diperagakan oleh siswa-siswa SLTA se-Kabupaten OKUT. Ikut memeriahkan artis komedian Ibukota Ucok Baba, Marwoto, grup musik Rabies Cs.
 Tak kurang dari 5.000 massa menghadiri launching, juga hadir anggota DPD RI Hj Percha Leanpuri B Bus MBA, Ketua LPSK  (Lembaga Perlindungan Saksi Korban) RI Abdul Haris Semendawai SH LLM, Ketua FOKKU Brigjen (Pur) H Thobroni HS, Ketua Pujasuma Sumsel Baryadi, seluruh unsur muspida Kabupaten OKU Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKUT Hj Febrita Lustia Herman Deru.
 Baryadi menilai positif apa yang dilakukan Herman Deru. Menurut dia, saat ini suku Jawa di Sumsel sudah menyatu dengan suku-suku lain meskipun dari sisi bahasa mereka berbeda. “Sehingga bagus kalau ada satu suku bisa berbahasa suku yang lain. Ini makin mempererat persatuan,” katanya.
 Begitu juga Thobroni yang mengatakan seharusnya tidak perlu lagi membedakan bahasa satu suku dengan bahasa suku lainnya. Karena itu sangat tepat jika warga OKUT bisa melestarikan sekaligus mempelajari bahasa suku lain, lewat kebijakan yang dilakukan oleh Herman Deru.

Monday, May 2, 2011

Berminat Bangun Pabrik Karet

Tiga calon investor asal Jakarta dan Palembang  menyatakan minatnya membangun pabrik pengolahan karet (crumb rubber) di Kabupaten OKU Timur.
Saat ini, calon investor itu masih melakukan studi kelayakan dan mengkaji lebih detil kemungkinan mendirikan pabrik crumb rubber
“Kita berharap rencana tiga calon investor itu dapat terwujud, sehingga ke depan produksi getah karet di daerah ini bisa langsung diolah di OKU Timur, sehingga dapat menekan biaya angkut,”
kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) OKU Timur, Ir Indra Burlian MM melalui Kabid Kelembagaan dan Usaha, M Husin.

Kepada Sripo, Minggu (1/5), M Husin mengatakan, calon investor tertarik berinvestasi di OKU Timur karena daerah ini merupakan salah satu kabupaten di Sumsel yang tingkat produksi getah karetnya tinggi, yakni mencapai 58.000 ton per tahun.
Ditambahkan, di OKU Timur setidaknya terdapat tiga zona yang sangat tepat untuk dibangun pabrik crumb rubber, yakni di Desa Rasuan Kecamatan Madang Suku I, Desa Trikarya Kecamatan Belitang III, dan Desa Bantan Kecamatan Buay Pemuka Peliung.
“Untuk mendirikan pabrik crumb rubber harus berdekatan dengan sumber air atau sungai, jadi ketiga lokasi itu dipandang cukup efektif untuk didirikan pabrik crumb rubber karena dekat dengan Sungai Komering,” jelasnya.
M Husin optimis, kelak keberadaan pabrik pengolahan karet itu berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, termasuk dalam mengentaskan pengangguran dengan penyerapan tenaga kerja lokal dari warga setempat.

Wednesday, April 27, 2011

OKUT Terima Bantuan Hibah PT PGN

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memberikan bantuan hibah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur dibidang peternakan sekitar Rp 2 miliar. Bantuan itu diterima oleh Bupati OKU TIMUR H Herman Deru SH MM  di Kantor Pemkab OKU Timur,  Senin (25/4/2011). Bantuan hibah ini  merupakan  bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat serta untuk meningkatkan nilai tambah pertumbuhan ekonomi, masyarakat Kabupaten OKU TIMUR. Bantuan dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memberikan bantuan hibah ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur dibidang peternakan untuk kegiatan pelatihan teknologi budidaya peternakan dan bantuan dana bergulir untuk bibit bakalan penggemukan sapi beserta kandang sejumlah lebih kurang Rp 2,5 miliar.
Bupati OKU Timur H Herman Deru SH MM dalam sambutannya mengatakan,  Pemerintah OKU Timur menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT PGN (Persero) atas perhatian yang sangat besar dalam membantu masyarakat OKU Timur terutama dibidang peternakan. Selain memberikan bantuan dibidang peternakan, PT PGN juga memberi bantuan untuk sarana keagamaan yaitu berupa sarana kelengkapan manasik haji melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
Dirut keuangan PT PGN (persero), Muhtariza Fahlefi Tabrani menjelaskan, hubungan PT PGN dengan Pemkab OKU Timur sudah terjalin sejak tahun 2009 lalu. Menurutnya, OKU TIMUR adalah mitra yang tepat untuk PT PGN.
“Kali ini kita memberikan bantuan hibah berupa ternak sapi kepada Asosiasi Peternak Sapi (APS) dan sarana manasik haji,” kata Muhtariza.

Monday, April 4, 2011

Sudah Dengar Mutasi

Kapolresta Palembang dan enam kapolres di 14 Kabupaten/kota di Sumatera Selatan, resmi dimutasi. Bagaimana perasaan mereka atas keputusan Mabes Polri tersebut? Berikut hasil liputan wartawan Sumatera Ekspres.
Bagi Kapolresta Palembang, Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto, mutasi dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar. Ia berpegang pada komitmen awal bahwa jabatan sebagai amanah, sehingga di mana pun ditugaskan harus siap.
 “Itu (mutasi, red) hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Di mana pun kita mesti siap menjalankan tugas sebagai amanah,” katanya kepada Sumatera Ekspres, kemarin. Cahyo juga minta maaf pada masyarakat jika selama menjabat sebagai kapolresta Palembang ada sikap yang tak berkenan. “Itu semua karena keterbatasan saya dalam menjalani tugas,” imbuhnya.
Ia menuturkan, selama menjalani tugas, dia sangat terbantu atas kerja sama semua pihak dalam menciptakan kondisi yang kondusif di metropolis. Apalagi, sejak menginjakkan kaki di kota pempek ini, ia menargetkan ada penurunan tindak kriminalitas terutama kejahatan konvensional.
Katanya, tindak kriminalitas yang menonjol seperti curat dan curas dapat diantisipasi dan diminimalisir. “Kondisi keamanan yang kondusif ini tak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan masyarakat melalui program Polisi Masyarakat (Polmas). Sosial budaya masyarakat Palembang juga mendukung terciptanya kondisi itu seperti unjuk rasa dilakukan dengan tertib tanpa sikap anarkis,” ulas Cahyo yang akan menempati jabatan barunya sebagai peneliti utama Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol).
Cahyo, yang mantan wakapoltabes Banda Aceh ini berharap pada penggantinya, Kombes Pol Drs Agus Sulistiyono MSi untuk menindaklanjuti program-program yang telah dicanangkan. Terutama dengan penetapan Kota Palembang sebagai salah satu daerah penyelenggara SEA Games XXVI 2011.
Baginya, itu menjadi spirit bagi pihak kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan dan mempertahankan suasana kondusif. “Mengenai pengamanan dalam pelaksanaan SEA Games, Polresta telah menyiapkan tahapan-tahapan bersama panitia yang telah dibentuk. Salah satunya kegiatan Cipta Kondisi dengan memberdayakan masyarakat melalui program Siskamling. Inilah salah satu tugas pimpinan kepolisian di kota ini nantinya,” tukasnya.
      Kapolres OKU Timur, AKBP ML John Mangundap SH SIk, punya tanggapan sendiri terkait pemutasian dirinya. “Di mana pun kita bertugas, yang terpenting adalah mengedepankan sistem pendekatan budaya dan pendekatan secara kekeluargaan. Dengan metode seperti itu, bentuk kerja sama aparat dan masyarakat bisa terjalin dengan baik,” ungkap pria yang segera menduduki jabatan barunya sebagai wakil direktur kriminal khusus (wadirkasus) Polda Sumsel.
John mengaku, dirinya bertugas di Bumi Sebiduk Sehaluan itu, selama dua tahun, dua bulan. Pernah “nimbrung” salah satu agenda politik, mengamankan Pemilukada OKUT. Boleh dibilang kondisi keamanan ketika itu di OKUT sangat kondusif.
    Meskidemikian, John menganggap, itu bukan suatu prestasi yang berarti. Sebab,  setiap keberhasilan merupakan kerja sama semua lini, baik masyarakat, tokoh agama mapun tokoh masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam berdemokrasi. “Kita hanya melakukan tugas dengan bersikap profesional. Saling berkoordinasi aktif dengan semua elemen, serta menghindari tekanan dari beberapa pihak dalam pemilukada. Sehingga masyarakat diajak dewasa dalam menentukan pilihannya,” ungkapnya lagi.
    Hanya, dia menyadari, sebagai manusia biasa selama menjalankan tugas masih banyak kekurangan. “Tetapi dengan keterbatasan jumlah personel Polres OKU Timur, kita mampu menekan tingkat kriminlitas. Tak sedikit pelaku kriminalitas yang ringkus,” ujarnya.
    John menambahkan, walaupun dirinya sudah pindah tugas, namun tak mengurangi rasa hormat kepada masyarakat OKU Timur untuk bersua kembali. “Saya pernah meminum air Komering. Dan saya juga pernah mandi di Sungai Komering yang membuat saya menyatu dengan masyarakat di sini. Sangat berkesan,” kata pria yang digantikan AKBP Kristiyono SIk MSi, dari Kabag Binkar Ro Pers Polda Sumsel.
    Bagaimana dengan Kapolres Pagaralam AKBP KA Abdul Sholeh? Pria yang digantikan oleh AKBP Abi Darrin SH dari Penyidik Madya Unit I Dit IV/Narkoba dan OC Bareskrim Polri itu, mengungkapkan, masyarakat Pagaralam  sangat kental dengan adat istiadat dan tradisinya, terutama rasa kekeluargaannya. “Masyarakat di sini (Pagaralam) mudah sekali akrab terutama dengan anggota kepolisian. Sejauh ini situasi keamanan di Kota Pagaralam, termasuk kota yang cukup kondusif,” ujar Abdul yang kini mendapat tugas baru sebagai wakapolresta Palembang.  
    Dikatakan, ia ada pesan kepada anggota Polres Pagaralam agar lebih meningkatkan kinerjanya. “Memang saya sudah dengar adanya mutasi ini, namun sejauh ini belum tahu kapan TR-ya turun,” ujarnya lagi.
    Jika Kapolres OKUT dan Pagaralam cukup terbuka dengan wartawan, lain halnya dengan Kapolres Muba AKBP F Barung Mangera SIk. Pria yang biasanya cukup terbuka,  bahkan seringkali menggelar jumpa pers, bila berhasil mengungkap berbagai kasus atau ketika wartawan ingin konfirmasi, mendadak pelit bicara.
    Ketika dihubungi via ponsel, Barung Mangera mengakui wartawan hebat bisa tahu soal mutasi dirinya. “Wah hebat kamu dapat informasi itu,” katanya lagi. Hanya, begitu ditanya kesannya selama menjabat di Muba, Barung malah pelit bicara. “Baik,” ujarnya singkat sambil mengatakan, dirinya tengah kumpul dengan keluarga dan berjanji akan menghubungi balik wartawan koran ini. “Nanti saya akan telepon kamu karena saya lagi kumpul dengan keluarga,” kilahnya.
    Hampir 24 jam menunggu telepon dari Kapolres, koran ini kembali menghubunginya kemarin (3/4). Namun, beberapa kali ditelepon tidak diangkatnya. Tatkala  di-SMS, Barung membalasnya, “Saya lagi ibadah”.
    Kembali ditanya kesan selama menjadi kapolres Muba, Barung Mangera hanya membalas via SMS yang berisi, “Ha-ha kesannya baik aja.” Setelah itu, ia tak menjelaskan apa maksud pernyataannya itu.
      Sementara Kapolres OKI AKBP Slamet Widodo SIk  mengaku belum menerima  TR, namun isu tersebut telah ia dengar. Intinya, dia bakal menjabat sebagai wadir binmas Polda Sumsel. “Sebagai prajurit saya siap menerima jabatan di mana saja karena jabatan merupakan amanah.”
    Kapolres yang akrab dengan wartawan itu menambahkan, dia bertugas di OKI selama kurang lebih satu tahun. “Walau baru setahun bertugas di OKI, banyak kesan yang saya dapat, apalagi masyarakat OKI sudah cukup maju dan sangat mendukung semua kinerja polres,” ujarnya.
    Terpisah, Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sachroni SIk enggan berkomentar banyak terkait mutasi jabatan yang akan diterimanya. Ia sempat membalas sms wartawan koran ini. “Kabar saya baik,” akunya ketika ditanyakan apa kabar dirinya sekarang.
     Dari sms Imam pula diketahui kalau dirinya tengah berada di jalan menuju Muara Beliti. Ia juga mengucapkan terima kasih atas ucapan sebagai wadir satnarkoba kepada dirinya.
Mengenai kesan dan pesannya selama menjalankan tugas di Musi Rawas, Imam menyatakan bahwa yang namanya tugas harus dijalankan. “Kita berharap akan dapat memberikan yang terbaik dalam tugas kita. Ya nanti saja yah dilanjutkan, sekarang saya menuju Musi Rawas,” kilahnya.
Kapolres Ogan Ilir (OI), AKBP Rizah Syahman Radi SH yang menggantikan Kapolres Mura AKBP Imam Sachroni enggan berkomentar terkait mutasi tersebut. Katanya, dia baru akan bicara setelah acara pisah sambut. ”Khawatir pamen lain cemburu,” kilahnya.
    Diberitakan sebelumnya, sumber Sumatera Ekspres di Mabes Polri, mengatakan TR terhadap ratusan pamen yang dimutasi terbagi atas enam TR yang dikeluarkan tertanggal 1 April 2011. Berdasarkan SKep Kapolri No: KEP/184/IV/2011, tanggal 1 April 2011. Masing-masing, TR No: ST/657/IV/2011 melibatkan 91 personel, TR No: ST/658/IV/2011 melibatkan 92 personel, TR No: ST/659/IV/2011 melibatkan 92 personel, TR No: ST/660/IV/2011 melibatkan 93 personel, TR No: ST/661/IV/2011, TR No: ST/662/IV/2011 melibatkan 60 personel, TR No: ST/663/IV/2011, dan TR No: ST/664/IV/2011 melibatkan 41 personel.
    Di antara yang termasuk, Kapolresta Palembang Kombes Pol Drs Cahyo Budi Siswanto pindah menjadi peneliti utama STIK Lemdikpol. Penggantinya, Kombes Pol Drs Agus Sulistiyono MSi dari Kabag Um Rorenmin Babinkam Polri. Diketahui Kombes Pol Agus Sulistiyono yang bernomor NRP 64080912, pernah menjabat Peneliti Tetap Organit Madya Dit PTITK PTIK (tahun 2010), Wakapoltabes Barelang Polda Kepri (2009), Kasubbag Jianlat Bag Banglat Robangpers SDE SDM Polri (2008), Wakapoltabes Manado Polda Sulut (2007).
    Kasatwil lainnya di Polda Sumsel yang diganti, Kapolres OKUT AKBP ML John Mangundap SH SIk. Ia menjadi wadirreskrimsus Polda Sumsel. Penggantinya AKBP Kristiyono SIk MSi, dari Kabag Binkar Ro Pers Polda Sumsel. Lalu Kapolres Pagaralam AKBP KA Abdul Sholeh digantikan AKBP Abi Darrin SH dari Penyidik Madya Unit I Dit IV/Narkoba dan OC Bareskrim Polri. AKBP KA Abdul Sholeh, menjabat wakapolresta Palembang.  
     Kapolres OKI AKBP Slamet Widodo SIk, menjadi wadirbinmas Polda Sumsel. Posisinya diisi AKBP Agus Fatchulloh SIk dari Kabag Binops Ro Ops Polda Sumsel.
Kapolres Mura AKBP Imam Sachroni menjadi Wadirresnarkoba Polda Sumsel, dia digantikan AKBP Rizah Syahman Radi SH yang sebelumnya Kapolres OI. Sedangkan jabatan Kapolres OI diisi AKBP Deni Dharmapala SH SIk, dari Kayanma Bidminwa STIK Lemdikpol.
Posisi Kapolres Muba AKBP Barung F Mangera SIk, dijabat oleh AKBP Totok. Sementara AKBP Barung, dimutasikan sebagai Kasubbag Pullahinfodok Bagyanfodok Ro PID Divhumas Polr