Kemiskinan di Kabupaten OKU Timur berdasarkan asumsi tahun 2011 saat ini mencapai 9,23 persen yang didominasi oleh delapan kecamatan.
Delapan kecamatan tersebut masing-masing, Kecamatan Bungamayang, Jayapura, BP Peliung, BP Bangsaraja, Madangsuku I, Madangsuku, III, Cempaka, dan Kecamatan Semendawai Barat.
Dari delapan kecamatan tersebut tingkat kemiskinan tertinggi terletak di Kecamatan BP Bangsaraja yang mencapai 26,89 persen kemudian Kecamatan Jayapura sebanyak 21,21 persen, Semendawai Barat sebanyak 19,63, Madangsuku I, 18,17, Bungamayang, 18,07, BP Peliung, 12,53, Madangsuku III, 10,57, dan Kecamatan Cempaka, 10,39.
Sementara wilayah dengan asumsi tingkat kemiskinan terendah terletak di Kecamatan Belitang, sebesar 3,74, sementara untuk kecamatan Martapura asumsi kemiskinannya mencapai 8,98 persen.
Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKU Timur Drs Idhamto, Kamis (6/12/2012) mengatakan, saat ini pemerintah OKU Timur melakukan sejumlah upaya untuk menurunkan angka kemiskinan seperti pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam bidang agribisnis.
“Kita bekerjasama dengan sejumlah pakar dari Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk melakukan penelitian mengenai potensi yang akan dikembangkan di setiap wilayah,” katanya.
Dari setiap kecamatan, kata Idhamto, pihaknya akan mengambil satu desa sebagai pilot project untuk mengetahui potensinya.
Showing posts with label Semendawai Barat. Show all posts
Showing posts with label Semendawai Barat. Show all posts
Thursday, December 6, 2012
Thursday, July 26, 2012
OKU Timur Cetak Sawah Baru 20 Ribu Hektare di Jalur Komering
Sebagai daerah sentra pertanian khususnya tanaman pangan, Kabupaten OKU Timur terus melakukan perluasan areal sawah baru menyusul bakal rampungnya pembangunan saluran irigasi teknis Muncak Kabau. Tuntasnya irigasi ini sangat memungkinan bagi daerah ini mencetak sekitar 20 ribu hektar salah baru.
Bupati OKU Timur H Herman Deru dihadapan ribuan jemaah yang menghadiri Safari Ramadan yang digelar di Desa Riang Bandung, Kecamatan Madang Suku II, Rabu (25/7/2012) kemarin menegaskan, jika selama ini daerah pesisir Komering sangat kesulitan dalam mengolah lahan sawah maka kedepan dipastikan tidak akan ada lagi sawah yang terbengkalai.
“Bayangkan jika nanti irigasi Muncak Kabau ini rampung. Daerah ini akan menjadi kawasan yang diperhitungkan seperti halnya kawasan Belitang dan sekitarnya,” ucap Herman Deru.
Masih menurut Deru, tambahan sekitar 20 ribu hektare sawah baru di kawasan pesisir Komering dan 20 ribu hektare di Saluran Bahuga atau kawasan Belitang II, akan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat sekitar.
Jika selama ini sawah warga hanya bisa digarap saat musim penghujan, maka sudah dapat dipastikan kedepannya bisa panen tiga hingga empat kali dalam setahun.
“Dampak positif dari irigasi Muncak Kabau ini juga akan menekan adanya alih fungsi lahan sawah menjadi perkebunan karet,” tambahnya.
Untuk diketahui, pengerjaan perluasan saluran induk irigasi Komering meliputi saluran Irigasi Sekunder Bahuga dan Muncak Kabau, masuk dalam pengerjaan proyek program Irigasi Komering Tahap II (Phase-II) yang didanai dari Loan Japan Bank For Internacional Coorperation (JBIC) yang mencapai Rp 2 Triliun.
Thursday, May 24, 2012
Perusahaan Tebu Komering Tak Punya Lahan Plasma
Perusahaan Tebu yang memproduksi Gula Komering dengan luas ratusan hektare (ha) hingga kini belum memiliki atau membentuk lahan plasma yang menguntungkan masyarakat.
Demikian diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) OKU Timur, Idhamto, Kamis (24/5/2012).
Idhamto menyayangkan sikap perusahaan tersebut yang hingga kini belum memiliki lahan plasma yang menguntungkan masyarakat.
Bagaimanapun kata dia, LPI sudah mendapat keuntungan yang tidak sedikit perkebunan tersebut.
“Kita harapkan agar mereka mau memberi sumbangsih terhadap masyarakat sekitar, agar ada nilai tambah dari warga sekitar. Apapun alasannya, tanah yang mereka gunakan adalah lahan milik masyarakat OKU Timur,” tegas Idhamto.
Tuesday, May 1, 2012
Kode POS Kecamatan Semendawai Barat
Kecamatan Semendawai Barat
- Kelurahan atau Desa Adu Manis memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Betung memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Kangkung memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Kangkung Ilir memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Menanga Besar memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Menanga Tengah memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Sri Tanjung memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Suka Negeri memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Tanjung Kukuh memiliki Kodepos 32184
- Kelurahan atau Desa Tanjung Mas memiliki Kodepos 32184
Saturday, December 17, 2011
25 KK Tempati Lokasi Transmigrasi di Desa Tanjung Kukuh
Sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) dari 249 KK dari 79 desa yang terdiri dari 15 Kecamatan di Kabupaten OKU Timur, dipastikan segera menempati rumah transmigrasi lokal di Desa Tanjung Kukuh, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur.
Ke-25 KK tersebut sebelumnya sudah mengikuti pengundian penempatan peserta transmigrasi lokal oleh dinas tenaga kerja dan transmigrasi OKU Timur.
Tuesday, June 28, 2011
Kebutuhan Benih Ikan di OKU Timur 15 Juta
Kebutuhan benih ikan di Kabupaten OKU Timur, saat ini dirasakan masih mengalami kekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan benih ikan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten OKUT berencana membentuk Unit Pembenihan Rakyat (UPR).
Demikian ungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur Drs Alief Yulianto MM Senin (27/6/2011). “Kebutuhan benih ikan saat ini baru terpenuhi sekitar 15 juta benih. Sementara Kebutuhan yang harus dipenuhi sekitar 40 juta benih. Untuk mengantisipasinya, kita akan mendatangkan benih dari luar untuk menutupi kekurangannya,” ujar Alif.
Selain itu tambah Alif, pihaknya juga segera membentuk 30 UPR yang akan berfungsi sebagai penghasil induk dan benih unggul. “Setelah ini kita berharap, semua kebutuhan benih dapat terpenuhi,” harap Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur Drs Alief Yulianto.
Demikian ungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur Drs Alief Yulianto MM Senin (27/6/2011). “Kebutuhan benih ikan saat ini baru terpenuhi sekitar 15 juta benih. Sementara Kebutuhan yang harus dipenuhi sekitar 40 juta benih. Untuk mengantisipasinya, kita akan mendatangkan benih dari luar untuk menutupi kekurangannya,” ujar Alif.
Selain itu tambah Alif, pihaknya juga segera membentuk 30 UPR yang akan berfungsi sebagai penghasil induk dan benih unggul. “Setelah ini kita berharap, semua kebutuhan benih dapat terpenuhi,” harap Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur Drs Alief Yulianto.
Subscribe to:
Posts (Atom)
